
Donald Mackenzie (40), salah satu peneliti pencari Bahtera Nuh, diduga hilang, saat menjalankan misinya di Gunung Ararat, wilayah Timur Turki.
Mackenzie terakhir kali terlihat sekitar dua bulan lalu, tepatnya tangal 20 September 2010, saat menjalani misi seorang diri mencari lokasi terakhir Bahtera nabi Nuh itu. Seperti dilansir news.gather.com, keluarga kehilangan kontak dengan Mackenzie, sekitar dua bulan lalu.
Untuk diketahui, beberapa bulan terakhir ini sejumlah peneliti sedang mencaritahu eberadaan Bahtera nabi Nuh di wilayah Timur Turki. dan, peneliti asal Skotlandia yang belum menikah itu sangat percaya bahwa perahu yang luar biasa itu berada di pegunungan Ararat.
Keluarga baru menyadari Mackenzie hilang setelah pada pertemuan peneliti terakhir di Turki, tidak dihadiri Mackenzie dan tiak ada informasi mengenai keberadaannya. Keluarga di Skotlandia pun mengirimkan surat elektronik namun tidak dibalas.
Sang ibu yang juga seorang penyanyi, Maggie Jean, meyakini bahwa putranya itu selamat dan sukses menemukan Bahtera Nuh. Hanya saja, dia khawatir putranya itu terluka.
Menurut AoLnews.com, Mackenzie berada di lokasi itu karena keyakinannya pada Kejadian Kitab Perjanjian Lama. Dalam kitab disebut Nuh membangun Bahtera agar bisa menyelamatkan keluarganya dan hewan di dunia dari banjir dahsyat.
Ketika air datang, mereka naik sampai semua gunung-gunung ditutupi dan semua kehidupan hancur. Ketika air akhirnya surut, bahtera dikatakan telah datang kembali ke lokasi semula untuk beristirahat "di pegunungan Ararat."
Pengembaraan terakhir Mackenzie itu di pegunungan Ararat atas permintaan tim eksplorasi dari China dan Turki. Tim eksplorasi ini mengklaim telah berhasil menggali dan masuk ke dalam bangunan struktur kayu milik Bahtera Nuh.
Hingga kini tidak ada catatan temuan orang yang berciri mirip Mackenzie. Interpol dan polisi setempat juga belum mendapatkan informasi terkini.
Sumber : Tribunews