Kamis, 23 Desember 2010

5 Tanaman Spesial untuk Natal

0 komentar

Tak terasa, Natal sudah di depan mata. Dekorasi rumah untuk menyambut Natal pun sudah dimulai. Tidak hanya cemara, lho yang bisa digunakan. Tanaman kastuba, bunga lili, bunga sedap malam, dan bunga gladiol pun bisa dimanfaatkan. Berikut sekilas ulasan tentang tanaman-tanaman tersebut.

Kastuba
Kastuba (Poinsettia) banyak digunakan untuk menghias gereja terutama saat Natal. Nama latin bunga ini adalah Euphorbia Pulchorbiaceae merupakan tanaman tropik yang konon berasal dari Meksiko.

Kastuba memiliki kelebihan dibanding tanaman hias lainnya. Warna daunnya bisa berubah sesuai musim. Saat musim dingin atau sejuk, daun akan berwarna merah, jingga, atau putih. Tapi begitu dibawa ke daerah hangat atau panas, warna daun akan berubah menjadi hijau. Kastuba dibudidayakan di rumah kaca dengan setek. Tingginya bisa mencapai 60 cm-4 meter, daun berbentuk oval dengan panjang daun 7-16 cm.

Ada cerita mengapa daun kastuba masuk ke gereja. Konon, ada seorang anak dari keluarga tak mampu yang ingin sekali memberi hadiah persembahan kepada Tuhan Yesus. Ia teringat, jika memberikan hadiah untuk Tuhan dengan hati tulus, Tuhan pasti berkenan. Namun ia tak punya apa pun untuk dipersembahkan. Lalu, pada malam Natal, saat ia berjalan, datang malaikat yang menyuruhnya mengambil akar-akaran di pinggir jalan untuk dijadikan persembahan. Awalnya ia ragu, tetapi ia lakukan juga. Kemudian akar-akaran dan biji tadi ia taruh di altar gereja. Tiba-tiba bunga akar-akaran tadi berkembang dan berubah menjadi bunga kastuba dengan warna merah terangnya.

Cemara
Pohon ini sudah tentu sangat akrab dengan Natal. Selain memiliki kelebihan membuat suasana rumah jadi segar, cemara juga dikenal sebagai pohon yang kekal. Ini terbukti ketika musim salju tiba, pohon cemara tetap kokoh, meski pohon lain sudah banyak yang berguguran daunnya. Penggunaan pohon cemara sebagai dekorasi Natal kira-kira bermula pada abad 16 di Eropa, kemudian menyebar ke Amerika.

Cemara termasuk tumbuhan asli tropik bagian timur yang menyebar ke daerah tropis lainnya. Pohon bernama latin Casuarina junghuhniana ini memiliki banyak cabang yang hampir tegak lurus dengan batang utama dan daun berbentuk jarum. Tanaman ini tumbuh di hutan pegunungan pada ketinggian 1.400 - 3.100 meter di atas permukaan laut.

Lili Putih
Bunga lili putih berbentuk terompet, sering digunakan pada acara-acara gereja, termasuk ketika natal. Warna putih bunga ini cocok untuk Natal karena melambangkan kesucian. Tanaman ini bernama Latin Lilium longiflorum dan diduga berasal dari dataran tinggi di Jepang dan China. Bunga lili impor mempunyai kelebihan awet hingga 10 hari.

Lili biasanya ditempatkan di dalam vas bunga. Agar kelihatan cantik, Anda bisa memaduhiaskan bunga lili putih dengan lili merah. Sebelum dicampur, bersihkan dulu serbuk sari yang sering meninggalkan noda pada kelopak mahkota bunga. Tanaman ini termasuk terna (tumbuhan berbatang lunak), berumbi, dan tingginya bisa mencapai 1 meter. Bunganya ada di bawah ujung batang dan satu batang dapat menghasilkan 6-10 kuntum bunga. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik di ketinggian 250 meter di atas permukaan laut.

Sedap Malam
Mendengar nama bunga sedap malam memang sangat wangi. Sekarang bunga ini banyak digunakan sebagai pewangi dan penghias ruangan. Harganya pun tidak mahal, sekitar Rp 500 per bunga. Tetapi ketika Lebaran, Natal, Imlek, dan Tahun Baru, harganya bisa melonjak.

Bunga bernama latin Polianthes tuberosa L ini awalnya berasal dari Meksiko kemudian menyebar ke Eropa dan Asia. Sedap malam tumbuh baik di dataran rendah sampai ketinggian 1.400 meter di atas permukaan laut. Kandungan mertil antanilat dalam bunga sering dimanfaatkan untuk campuran minyak wangi. Bagi yang mempunyai rumah besar, bunga sedap malam biasanya diletakkan di atas meja tamu. Untuk rumah kecil, bunga ini diletakkan di sudut ruangan yang dirangkai dengan bunga lainnya.

Gladiol
Bunga gladiol banyak dijual di toko-toko bunga Indonesia. Warnanya sangat beragam, mulai dari merah, putih, kuning, jingga, hingga merah muda. Tanaman ini pertama kali ditemukan sekitar tahun 1837, hingga kini banyak disuka wanita. Khusus untuk Natal, biasanya dipilih gladiol putih untuk menghiasi meja dan sudut ruangan. Nama Latin gladiol adalahh Gladiolus hybridus. Gladiol jenis terbaik di Indonesia adalah Hybrida Lemoinei. Ciri-cirinya, bunga berbentuk lonceng, berwarna merah, merah muda, jingga, kuning, dan putih. Tinggi pohon 50-80 cm, daun berwarna hijau kelabu, berbentuk pedang berlipat 2, memiliki umbi berlapis. Menjelang berbunga, akan tumbuh tangkai panjang di tempat keluarnya bunga. Tanaman ini akan lebih baik terkena sinar matahari karena bunganya akan terlihat terang dan cantik.

Selamat memilih bunga untuk Natalan!


Sumber : Kompas Female

Leave a Reply